gambar

Anak Malut Berpeluang Masuk Akmil-Akpol lewat SMA Taruna-Pernyataan Sikap Oleh Gubernur Maluku Utara,(Sherly Tjoanda Laos)

Admin Redaksi
0
REPORTASE.TOP-Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, membawa kabar baik bagi generasi muda di wilayahnya. Pemerintah Provinsi Maluku Utara tengah menjajaki kerja sama pendidikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang membuka peluang beasiswa bagi putra-putri Maluku Utara untuk menempuh pendidikan di sejumlah sekolah unggulan.

Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan saat Sherly melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi pada 25 Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Sherly didampingi Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pertemuan berlangsung hangat sekaligus produktif dengan agenda berbagi pengalaman serta strategi tata kelola pemerintahan.

Salah satu fokus pembahasan adalah peluang pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi Maluku Utara untuk bersekolah di lembaga pendidikan unggulan di Jawa Timur, termasuk sekolah taruna yang mempersiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke akademi militer maupun kepolisian.

Sherly menjelaskan, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang anak-anak Maluku Utara untuk diterima di akademi kedinasan seperti Akademi Militer dan Akademi Kepolisian.

“Anak-anak terbaik dari Maluku Utara nantinya akan dikirim sesuai kuota beasiswa yang diberikan. Sekolahnya sudah gratis dengan fasilitas asrama, sehingga mereka bisa lebih fokus belajar dan mempersiapkan diri masuk Akmil maupun Akpol,” ujar Sherly di Ternate, Sabtu 7 Maret 2026.

Selain itu, Pemprov Maluku Utara juga menjajaki peluang pengiriman siswa ke sekolah vokasi unggulan seperti SMK Negeri 4 Malang yang dikenal menghasilkan lulusan dengan kompetensi tinggi di bidang teknologi digital dan industri kreatif.

Menurut Sherly, banyak lulusan sekolah tersebut yang terlibat dalam industri kreatif digital, termasuk sebagai desainer untuk produksi film animasi internasional.

“SMK Negeri 4 di Malang sangat bagus, banyak lulusannya bekerja di industri digital bahkan terlibat dalam desain film animasi yang tayang di platform global. Kita juga akan memberikan beasiswa bagi anak-anak Maluku Utara untuk belajar di sana,” katanya.

Tidak hanya mengirim siswa, Pemprov Maluku Utara juga menjajaki kemungkinan membangun sekolah dengan konsep serupa di daerahnya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas persiapan siswa Maluku Utara yang ingin melanjutkan pendidikan ke akademi militer maupun kepolisian di masa depan.

Selain sektor pendidikan, kedua pemerintah provinsi juga membahas penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai penggerak ekonomi serta optimalisasi program Tol Laut untuk mendukung distribusi logistik di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara.

Sherly juga mengungkapkan bahwa dirinya banyak belajar dari pengalaman Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Ia menilai Jawa Timur memiliki capaian SPBE yang sangat baik dengan skor 4,7 dari skala 5, sementara Maluku Utara masih berada di angka 3,6.

“Kita belajar tentang pemerintahan digital. Banyak kebijakan seperti SK dan pergub yang harus dilengkapi untuk mendukung sistem tersebut, dan Jawa Timur sudah sangat siap dalam hal itu,” ujarnya.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top