
Reportase.top, Bangka Belitung - Tangis haru dan bahagia terpancar dari wajah keluarga Bapak Emerta dan Ibu Mentari, pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Air Madu Kecamatan Renggiang Kabupaten Belitung Timur.
Pasalnya, rumah berukuran 3x3 meter yang ditempati bersama anak-anaknya selama kurang lebih 4 tahun akan dibedah oleh Polda Bangka Belitung dan Polres Belitung Timur.
Dari pantauan, bedah rumah yang dimulai dengan perobohan rumah lama ini dilakukan oleh Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing bersama Wakapolda Brigjen Pol Murry Mirranda, Jumat (12/6/26) sore.
Prosesi ini dilangsungkan sebagai tanda dimulainya prosesi pembangunan rumah layak huni bagi warga dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 80.
Ibu Mentari, selaku pemilik rumah mengaku sangat bahagia dan bersyukur usai rumahnya masuk dalam program bedah rumah yang diinisiasi oleh Kepolisian.
"Saya selaku penerima sangat bersyukur dan berterimakasih terkhusus buat Pak Kapolda dan seluruh anggota Polisi termasuk Pemerintah Desa setempat,"kata Ibu Mentari.
Menurut Ibu Mentari, program bedah rumah yang digagas oleh Polda Babel dan Polres Belitung Timur ini sangat membantu terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.
"Dengan lahirnya program seperti ini, sangat membantu dan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang kurang mampu seperti kami. Semoga program ini juga semakin mempererat hubungan Polisi dengan masyarakat,"ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ibu Mentari turut menceritakan pernah bersedih saat diberitahu anaknya bahwa teman-temannya yang berada di Pondok Pesantren ingin bermain kerumah.
"Saat anak saya liburan sekolah pulang mondok, selalu berkata Bunda teman saya mau main bersilaturahmi kerumah. Terus saya jawab, jangan nak karena posisi rumah kita seperti ini,"cerita Ibu Mentari.
"Ada juga, pernah kita lihat dia gambar sketsa rumah impian, tapi pas kami ingin lihat langsung disembunyikan. Mungkin maksud gambar itu, dia ingin minta dibuat rumah. Tapi apa daya, bukan tidak mau, inilah kehendak yang terjadi,"sambungnya.
Lebih lanjut, Ibu Mentari juga mengaku hingga saat ini tak manyangka akan menjadi salah satu warga yang menerima program bedah rumah dari Polda Babel.
Namun demikian, ia meyakini apa yang didapatkan hari ini adalah jawaban dari doa orangtua dan anaknya yang saat ini belajar di Pondok Pesantren.
"Dengan adanya program ini, kami sangat terbantu sekali. Mungkin ini juga jawaban dari doa orangtua dan anak kami. Makanya pada kesempatan ini, kami menyampaikan banyak-banyak berterimakasih ke Pak Kapolda,"pungkasnya.
Sementara, Kapolda Babel Irjen Pol Viktor Sihombing mengungkapkan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu rangkaian kegiatan Polda Babel dalam menyambut HUT Bhayangkara ke 80.
"Ini salah satu bagian dari kepedulian sosial kita semuanya untuk membangun rumah masyarakat yang memang layak dibedah dan dibantu. Sehingga masyarakat penerima manfaat bisa mendapatkan hunian yang layak dan nyaman,"ucapnya.
Selain itu, Jenderal Bintang Dua Polri ini menyebutkan kegiatan ini juga sekaligus mendorong agar kepedulian sosial ini terus menular diantara masyarakat.
"Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar serta kita berharap ini terus dijalankan sepanjang kita masih kuat dan mampu sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat,"pungkasnya.(Narasumber Dari Humas Polda Babel)

.png)
.png)